Sabtu, Juni 24, 2017

Ranting Yang Retak

Elokmu  terlihat biasa saja
berharga kecil dalam pandangan butir-butir hujan
Begitu pula ketika ku berpapasan mengenalmu dulu
Tak ideal, tak pantas berada dalam ruang perjuangan

Waktu punya kuasa merubah cerita ini
Yang dulu hambar kini berasa lebih berwarna…
Mengajarkan betapa besar kekuatan sang pencipta
Menciptakan sebutir hujan yang terasa lembut hatinya…
Emas yang tersirat jika kau mampu melihatnya,
Sahabat yang baik jika kau kuatkan hati untuk bertahan

Kaulah teman dikala susahnya cahaya merambat terang…
Pelipur dalam ruang yang kadang berkarat penuh kesedihan…
Pemanis dikala canda bertemankan senyuman.
Sempat salah sangka... berharap ini tak akan berhenti
Berharap bertahan sedikit lebih lama
daripada sebatang ranting yang akan retak…
Walau akhirnya bulir hujan pun mampu untuk retak
Oleh kejam perlakuan sang alam.

Sebesar quasar dalam tatanan surya tak berbatas
Sebesar itu pula rintang jurang kian menghalangi…
Kini mimpi tentangmu penuh dalam kekaburan….
Hanya satu bayang sepanjang setapak perjalanan…
Angin perlahan menyapu segala aroma tentangmu…
Hambarkan segala perasa hilangkan segala kenangan
Goreskan lembaran dengan salam perpisahan…

Kini hujan telah berhenti, pertanda perpisahan telah menghampiri
Terimakasih dan bahagialah dalam sepanjang perjalananmu
Semoga selalu tertabur dalam doa dan kebahagiaan
Kepada tiap tetes tangis  yang jatuh dari langit

Ranting retak ini mungkin perlahan menyembuhkan diri
Namun di penghujungnya kan terjatuh sebagaimana takdirnya
Tertiup angin dan disambut bumi berselimut tanah
Mungkin saja kembali tumbuh atau busuk terlupakan zaman.



luppiespy

    Choose :
  • OR
  • To comment