Kamis, Februari 09, 2017

Tetesan Embun Langit

Kering kian merayap hati…
mengeraskan batin…
melukai jiwa kesendirian…

Hampa laksana haus akan Cerita…
menimbun kenangan menuju dangkal samudera…
terdengar samar pelan dan diam tak bergema…

Dahaga memangsa kehausan…
melahap akal sehat… merasa ingin akhir kan datang
seakan maut bersegera untuk berlabuh…

Putus asa tak bendungkan kesedihan…
tak kenyangkan kesengsaraan….
Membuat kaku lumpuhkan kaki
terdiam lagi langkah ini menuju kebahagiaan…

Tetes Embun pun menetes…
Terdengar datang jauh dari langit.
Hantamkan pasir dahaga dengan kerasnya
Membasahi lembut sang gersangnya pasir
Menandakan secercah kebahagiaan…

Tumbuh 
Menciptakan butir-butir debu bahagia
Membasahi kering nya hati ini
Pemudar kehampaan ku kan cerita kenangan
Pengalir harapan menghapuskan dahaga
Menyambungkan kembali rasa Putus asa
Memanjang membentuk tali harapan

Kaulah
setetes Embun yang turun dari langit
pelenyap kelemahan dan kekurangan
pendamping hidup ini dalam kehidupan yang panjang
Terpisahkan
sampai kiranya bumi bosan terhadapku dan dirimu



@luppiespy

#project Berhujan Harap

Selasa, Februari 07, 2017

Berlian Yang Retak

Dulu...
ku tak pernah percaya niat di hatimu...
lampau....
ku tak yakin kan keseriusanmu...
kau hanyalah batu kerikil terhempas di sapuan desir ombak pantai

perjalanan...
mengolah proses diriku untuk memahami...
memenuhi tanda tanya yang terjawabkan...
cerita...
menghiasi keseharian, menggambarkan keindahan perjuanganmu
menari-nari mengisi kilauan cahaya dalam liang kehampaan
kisah...
meyakinkan diriku akan kesungguhanmu...
menghentikan segala percobaan untuk menghentikanmu
meluruskan ku dalam rendahnya kepahamanku...
kau laksana berlian yang bercahaya terang...

waktu...
dapat membuat keajaiban keajaiban yang tak terharapkan
baik dan buruk kan selalu membuat kita terkejut dan takjub
perubahan tak akan tertahankan..
semua kesungguhan suatu saat akan rapuh dan mati
Bohong...
ketika ku pura2 tak tahu..
bukan usaha yang menaklukanmu
waktu lah sang raja yang merapuhkanmu


Yakin...
hati ini setelah semua yang terjadi...
tak kan kau temukan berlian yang rapuh...
namun kau telah retak tertelan waktu...
membuatku belajar bahwa waktu itu
membuatmu berhenti untuk berbohong...

berjalan..
kini ku melangkah pergi...
keyakinan membuatku sadar...
kesempurnaan hanya dimiliki tuhan
keyakinan bisa dimiliki setiap insan
dan keyakinanku berakhir disini...

#Berlian yang telah retak
luppiespy


MARI MELANGKAH
JELAJAHI LAH DUNIA
TINGGALKAN SESUATU YANG TAK TERHARAPKAN
:D

Senin, Februari 06, 2017

Perjuangan Yang Kembali Patah (2)

Juli 2009
Merasa hampa semakin pekat berbading tahun yang terlewati.
Merasa seakan tak pernah mendengar suara yang terucapkan.
mencoba lingkungan baru berharap lupa.
lupa walau serasa jahat meleburkan kenangannya.
seakan kau pergi sekaligus membunuh hati ini
membuat ku tak merasakan rasa sayang apapun lagi
semua menjadi tak berarti
namun waktu tak pernah berhenti.

maret 2010
mungkin ini doa yang terkabul
tak kan pernah kau dengarkan
penyakit yang membuatmu bahagia
tapi realitas ini mengatakan aku bahagia
penyakit ini seperti doa yang terjawab untukku
ku dapat melupakan semua masa kelam itu

21 Februari 2011
Mengapa Dia Hidup Kembali
Paras dan segalanya Sama tak berkilah
gaya bicara yang seakan memaikan aktingnya
namun kau tak akan bisa membohongiku lagi
ku paham
kau itu berbeda..


2012
sempat berulang cerita yang tak menarik ini tercipta
sempat ingin berhenti
kembali bosan dengan lingkungan
mencoba untuk mencari sesuatu yang baru
untuk hati ini lupa bagaimana rasa sakit itu

tapi ada sesosok manusia paling menyebalkan dalam hidup ini
muncul entah darimana
tanpa basa basi dia...
haha dia betul2 menyebalkan
tapi terkadang dia membuat warna lain dalam kanvas hitam ini...

dia betul2 menjengkelkan ...
:D


#project Berhujan Harap

Perjuangan Yang Pernah Patah


21 Februari 2006
Bulan yang membuat udara mendadak habis
tahun yang lenyapkan segala cita harapan
keadaan tak rasional membuat bertanya segalanya untuk apa...

seakan grafitasi menghilang dalam lingkup kehidupan ini
kaki melemas tak kuat berdiri menopang beban kejam ini
berkarat sudah lembaran emas ini..
dan mulailah gersang hampa menemani kalbu

21 September 2008
Seperi karatan yang tak akan pernah kembali bersinar
daun kuning yang tua akan gugur sebagaimana waktunya
dengan segala waktu tersisa yang telah kulangkahkan maksimal
malam ini bintang bersinar langit yang cerah seakan tak pernah bersedih
namun malam ini seakan ku tak merasakan semua anggota tubuhku lagi
sepertinya ini akhirnya
lebih baik kan dari pada tidak berjuang...namun
Perjuanganku berakhir malam ini...

12 Oktober 2008
akhirnya singkat rasanya ku membuka mata..
perasaku telah tiba di tempat yang baru.
sedikit takut namun apalah daya...
ganggang pintu itu bersuara seakan bergerak pelan terbuka
haha...
tawa pertamaku dalam dunia baru ini
apakah wanita di dunia hampa dulu sama dengan dunia ini parasnya
tatapanku menuju wanita
dia wanita yang tak pernah lelah menemaniku selama gersang menemani
wanita yang membuatku terheran2
dan tersentak semua kembali bewarna
ternyata ku masih berada dalam dunia kehampaan ini.
heran ku penuh tanya bagaimana bisa.....
tersadar ku tak pernah melihat warna dalam sebulan ini.
sepertinya hidupku belum berakhir.

20 Maret 2009
ku bahagia menjalani hidup bersamamu hingga maret meleburkan segalanya
awal kehidupan sebagai praja membuat ku sadar bahwa hidupku masih berwarna
dan ketika ku bahagia melangkah
kau tinggalkanku pergi duluan dari hampa dunia dan membodohiku bertahun2
tak perlu ku bertahan lagi disini
jalanan ini bangunan ini suasana ini menusuk jantungku perlahan-lahan
kau selamatkan diriku dan membunuhku perlahan
tak akan datang lagi mungkin sosok sepertimu di dunia ini
namun tak akan kupatahkan perjuangan ini..


#project Berhujan Berharap

Senin, Oktober 17, 2016

Cintai Dirimu Apa Adanya

tahukah kamu...
kau begitu berbeda dari biasanya...
paham kah engkau...
dirimu bagaikan cahaya berwarna dari indahnya senja kala pagi...

pahamkah kamu...
kau pesonaku dalam murni jiwamu
kau dengan seadanya membuat ku terheran tanya...
kaulah keunikan yang membuat keras mata tuk tak berpaling...

waktu pun terbang melintasi puluhan musim hujan
dan...

Sadarkah kamu....
dikau ubah segalanya, mengubah tatapku menjadi kabur terbiaskan...
kini kau bukan manusia unik penimbul tanda tanya...
kuburkan segala bisikan tanya dalam hati...
kau berubah....

Ketika kau jatuh Cinta pada salah satu tetes hujan ...
Mulai cintailah dirimu apa adanya...
karena ketika tetes hujan telah membasahi wajahmu
Bahagialah...
ketika tetes hujan jatuhkan takdirnya di wajahmu
sadarlah dia selalu mencurahkan segalanya kepadamu selama
kau selalu mencintai dirimu apa adanya..

Jangan ubah apapun lagi..
Jangan pernah lupa prinsip dan jati diri
ketika kau kembali terlena dan lupa
percaya saja, tetesan itu akan menguap dan hilang tak kembali...
tak akan ada lagi ...
yang akan setia menemanimu bersedih selain
Penyesalanmu....


By Fahmi Fadillah
Project Buku Berhujan Harap
copyright

Selasa, Oktober 11, 2016

Ketika Kau Ragukan Lagi


Tak heranku ketika hatimu tak waras tanpa sebab...
seakan kau tak pernah mengerti atau pura-pura lupa tentang segalanya...

Tak kan kusangkal lagi ketika matamu mulai kembali gelap... mempertanyakan keadaan, seakan semua kenangan tak pernah tersimpan rapat di kedalamannya...

Pernahkah kau rasa lelah atas sikapmu...
Kau karamkan rasa curigamu dan kau hempaskan tanpa hati...

Mungkinkah kau sadari seberapa tegarnya kalbu ini...
Bertahan dalam kawanan karang didalam dasar laut...
Ketika banyak mutiara bersinar memikat hati tuk pergi...

Tak kan kau khawatir tuk tertinggal...
ketika dia percaya karangmu lah tempatnya bermuara diam...

Matanya tak akan pernah gelap walau banyaknya kilau cahaya mutiara...
Yakinkan saja hatimu, karangmu lah persinggahan terakhirnya

Karena...
disanalah dia letakkan seluruh rahasia hidup.

Jangan kau pertanyakan lagi segala ketidakwarasanmu...

Kau kan paham ketika kau percaya.
jangan merasa aman dalam sisi pandangmu
lihatlah sisi yang lain...
Ketika Kau Ragukan Lagi.....
percayalah sosoknya betul akan hilang selamanya dari perasamu...


By Fahmi Fadillah
Project Buku Berhujan Harap

Jumat, Oktober 07, 2016

siapa dia dalam sudut pandangmu

Dalam dunia ini kita terkadang kita berjalan sendiri menjalani kehidupan, jika anda beruntung diri kan memiliki seorang sahabat

Seorang sahabat.
Bila Kita merasa dikhianati bila dia tidak menepati janjinya.
Disaat Kita tidak memberi dia peluang untuk menerangkan keadaannya. Bagi kita, alasannya hanya untuk menutupi kesalahan dan membela diri.

kamu manusia kan?
Kita juga pernah membiarkan dia menanti-nanti karena kita juga ada janji yang tidak ditepati. Kita memberi beribu alasan, seakan memaksa dia menerima alasan kita. Waktu itu, terpikirkah kita perasaanya ? Seperti kita, dia juga tahu rasa kecewa. Tetapi kita sering mengabaikannya begitu saja.

Bersyukurlah mempunyai seorang sahabat yang senantiasa memahami, yang selalu berada disisi kita sewaktu kita memerlukannya. Dia mendengar keluhan kita, segala rasa kecewa dan ketakutan. Harapan dan impian juga kita tuangkan, dia memberi jalan sebagai acuan penyelesaian masalah. Namun, sepertinya kita terlalu asyik menceritakan tentang diri kita sendiri, hingga terkadang kita lupa sahabat kita juga ada cerita yang ingin dibagikan bersama kita, pernah kah kita memberi dia peluang untuk menceritakan tentang rasa bimbang dan takutnya? Pernakah kita menenangkan dia sebagaimana dia pernah menyabarkan kita?

Ikhlaskah kita mendengar tentang kejayaan dan berita gembiranya? Mampukah kita menjadi sumber kekuatannya seperti ketika dia meniup semangat kita setiap kali kita merasa kecewa dan menyerah kalah? Bisakah kita menjadi bahu untuk dia bersandar , ketika dia kehilangan harapan?

Jadilah sahabat yang lebih sering mendengar dibandingkan berbicara.

Dia manusia sekaligus sahabat.

Mungkin kita selalu melihat dia tertawa, tetapi mungkin dia tidak setabah yang kita kira. Di balik senyumannya mungkin banyak cerita sedih yang ingin disampaikan. Dibalik kesenangannya mungkin tersimpan seribu kesedihan.

Kau kan paham ketika kau ubah sudut pandangmu kawan...

Hargailah sebuah persahabatan karena dibaliknya tersimpul segalanya. 

By. Fahmi Fadillah
Project Buku Berhujan Harap

Sabtu, Oktober 01, 2016

Ada Apa Disana…?

Dunia ini menghempaskan aroma yang beraneka rasa….
Membuat perasa merasakan berjuta rasa dalam kehidupan.
Merasakan hembusan itu kan membuat kau sulit tuk tinggalkan.
Dan akhirnya kau kan lupa….
Ada apa disana…..???

Terjatuh dalam memungkinkan bangkit kembali…
Bias terlena menjangkiti diri, apa mudah untuk sadar…
Tentang semua rasa yang akhirnya meninggalkanmu….
mungkinkah pertanyaan itu kan tampak dalam lubukmu
Ada apa disana…???


Mungkin akan sulit sadar…
Dengan bayang-bayang semu yang mengelabui...
Jika engkau cukup bijaksana menatap lurus…
Indra mu akan merasakan aroma sejati yang datang tajam..
Dari jauh disana …


Sejuta rasa tak akan mampu membiaskan aroma itu..
Membuatmu sadar dan kau akan siap melangkah.
Rasa sabarmu takkan tertahan walau kau berusaha untuk lupa
Tak akan sabar untuk menemukan kebahagiaan, pergi
Tersenyumlah dan bersiaplah mengetahui hal indah

Ada apa disana….?



By. Fahmi Fadillah 
Project Buku Berhujan harap

Jumat, September 16, 2016

Sudahkah aku Ikhlas

Diary Life 24
Tarakan 16-09-2016



Assalamualaikum
Mari kembali saya tuliskan kisah kehidupan saya yang semoga dapat dibaca oleh saya sendiri, teman ataupun keluarga yang lain kelak.


Sudahkah diriku ikhlas?
ketika berbicara kata itu sungguh akan membuat saya kembali merenung kembali terhadap kekurangan apa yang sudah saya lakukan di masa lampau. Manusia termasuk saya bukanlah manusia yang sempurna.

Alhamdulillah, Mahabesar Allah yang masih memberikan kita semua kesempatan untuk memperbaiki diri setiap harinya. Siapa yang tidak ingin menjadi baik? Saya rasa seluruh manusia memiliki keinginan untuk terus menjadi pribadi yang lebih baik, meskipun persepsi baik setiap orang berbeda-beda. Namun, sudah semestinya bagi seorang muslim baik buruk tetap harus distandarkan pada penilaian Allah. Muslim yang baik ialah muslim yang beriman dan bertakwa, mengikuti seluruh aturan-Nya dan menjauhi semua larangan-Nya.

Menjadi Sosok manusia yang baik tentu bukanlah hal yang mudah, banyak godaan dan rintangan yang senantiasa mengiringi setiap langkah. Tetapi, bukan tidak mungkin seorang muslim tidak bisa menjadi lebih baik. Melalui berbagai proses setiap orangnya mengalami jalan dan kisah masing-masing ada yang diuji dengan keikhlasan, kesabaran, rasa syukur, harta, ejekan, cinta, orang tua dan banyak lagi.Ikhlas adalah kata yang sering kita dengar namun sulit mengaplikasikannya. Dalam sebuah proses perubahan, ikhlas menjadi hal yang sangat penting. Dengan ikhlas, seseorang dapat mundur dan bertahan, lelah dan riang Ikhlas berbicara tentang “karena apa dan siapa” seseorang melakukan sesuatu.

sudahkah saya ikhlas? karena apa dan siapa saya melakukannya, sebenarnya saya tidak berhak sama sekali memutuskan untuk diri saya sendiri apakah saya ikhlas atau tidak, lalu kepada siapa saya bertanya apa saya sudah ikhlas atau sama sekali tidak?

apakah saya sudah ikhlas dengan keadaan saya saat ini?
kenapa terkadang hati ini masih saja mengeluh
ya tuhanku jadikan lah hambamu ini menjadi orang yang pandai bersyukur atas segala nikmat yang engkau berikan

Mohon maaf karena tulisan ini tidak memiliki alur karena penulis masih belum memiliki jawaban, Insyaallah akan diperbaiki suatu waktu

Artikel ini bukan bertujuan untuk mengajarkan memberikan informasi dll,
ini hanya ditujukan untuk arsip

Assalamualaikum Wr.Wb

Sudah Bersahabatkah Anda Dengan Sholat

Assalamualaikum WR. WB
Sudah lama saya tidak menulis karena kesibukan, Mohon dimaafkan. mari kita sebarkan sedikit pengetahuan untuk kita agar dapat meningkatkan nilai iman dan taqwa sekaligus sebagai wadah kita dalam menyampaikan dakwah.

Sudahkah kita sampaikan perasaan kita dengan benar kepada sang pencipta dunia dan akhirat, ?
melalui apa kita sampaikan perasaan kita kepada sang pencipta?
Tentu dengan Sholat, namun tersampaikan kah perasaan ini kepadanya jika kita tidak paham apa yang akan kita ucapkan kepada sang pencipta, mari sedikit kita tingkatkan kualitas sholat kita sekiranya dapat tersampaikan dengan baik.

berikut adalah arti dari bacaan Sholat yang mudah-mudahan dapat membuat kita mengerti dan menyampaikan perasaan kita sebagai seorang hamba dengan lebih baik

1. Takbir
Takbiratul Ihram —> ALLAAHU AKBAR
                              (Allah Maha Besar)
2.Iftitah
Allaahu akbar kabiira, walhamdulillaahi katsiira, wa subhanallaahi bukrataw, waashiila.
(Allah Maha Besar, dan Segala Puji yang sangat banyak bagi Allah, dan Maha Suci Allah sepanjang pagi, dan petang).

Innii wajjahtu wajhiya, lillazii fatharassamaawaati walardha, haniifam, muslimaa, wamaa ana minal musrykiin.
(Sungguh aku hadapkan wajahku kepada wajahMu, yang telah menciptakan langit dan bumi, dengan penuh kelurusan, dan penyerahan diri, dan aku tidak termasuk orang-orang yang mempersekutuan Engkau/Musryik)

Innasshalaatii, wa nusukii, wa mahyaaya, wa mamaati, lillaahi rabbil ‘aalamiin.
(Sesungguhnya shalatku, dan ibadah qurbanku, dan hidupku, dan matiku, hanya untuk Allaah Rabb Semesta Alam).

Laa syariikalahu, wabidzaalika umirtu, wa ana minal muslimiin.

(Tidak akan aku menduakan Engkau, dan memang aku diperintahkan seperti itu, dan aku termasuk golongan hamba yang berserah diri kepadaMu)


3.Al Fatihah

Adapun Rasulullah SAW pada waktu membaca surah Al-Faatihah senantiasa satu napas per satu ayatnya, tidak terburu-buru, dan benar-benar memaknainya. Surah ini memiliki khasiat yang sangat tinggi sekali.

Mari kita hafal terlebih dahulu arti per ayatnya sebelum kita memaknainya.

Bismillaah, arrahmaan, arrahiim (Bismillaahirrahmaanirrahiim)

(Dengan nama Allaah, Maha Pengasih, Maha Penyayang)

Alhamdulillaah, Rabbil 'aalamiin

(Segala puji hanya milik Allaah, Rabb semesta 'alam)

Arrahmaan, Arrahiim

(Maha Pengasih, Maha Penyayang)

Maaliki, yaumiddiin

(Penguasa, Hari Pembalasan/Hari Tempat Kembali)

Iyyaaka, na'budu, wa iyyaaka, nasta'iin

(Hanya KepadaMulah, kami menyembah, dan hanya kepadaMulah, kami mohon pertolongan)

Ihdina, asshiraathal, mustaqiim

(Tunjuki kami, jalan, golongan orang-orang yang lurus)

Shiraath, alladziina, an'am, ta 'alayhim

(Jalan, yang, telah Engkau beri ni'mat, kepada mereka)

Ghayril maghduubi 'alaihim, wa laddhaaaalliiin.

(Bukan/Selain, (jalan) orang-orang yang telah Engkau murkai, dan bukan (jalan) orang-orang yang sesat)

Melanjutkan tulisan yang ketiga, maka setelah membaca Surah Al-Faatihah, maka hendaknya kita membaca ayat-ayat Al-Qur'an.
Rasulullah bersabda “Apabila engkau berdiri utk shalat bertakbirlah lalu bacalah yg mudah dari al-Qur’an “.
4. Ruku’
Lalu ruku’, dimana ketika ruku’ ini beliau mengucapkan :

 Subhaana, rabbiyal, 'adzhiimi, Wabihamdihi

(Maha Suci, Tuhanku, Yang Maha Agung)

—> dzikir ini diucapkan beliau sebanyak tiga kali.

(Hadits Ahmad, Abu Daud, Ibn Majah, Ad-Daaruquthni, Al-Bazaar, dan Ath-Thabarani)

Rasulullah sering sekali memperpanjang Ruku’Diriwayatkan bahwa :


"Rasulullaah SAW, menjadikan ruku'nya, dan bangkitnya dari ruku’, sujudnya, dan duduknya di antara dua sujud hampir sama lamanya.”

(Hadits  Riwayat Imam Bukhari dan Muslim)
5.I'tidal
Pada saat ketika kita i'tidal atau bangkit dari ruku, dengan mengangkat kedua tangan sejajar bahu ataupun sejajar telinga, seiring Rasululullah SAW menegakkan punggungnya dari ruku’beliau mengucapkan:
Sami'allaahu, li, man, hamida, hu
“Mudah-mudahan Allah mendengarkan (memperhatikan) orang yang memujiNya”.

(Hadits diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari dan Muslim)

“Apabila imam mengucapkan “sami'allaahu liman hamidah”, maka ucapkanlah “rabbanaa lakal hamdu”, niscaya Allah memperhatikan kamu. Karena Allah yang bertambah-tambahlah berkahNya, dan bertambah-tambahlah keluhuranNya telah berfirman melalui lisan NabiNya SAW(Hadits diriwayatkan oleh Imam Muslim, Imam Ahmad, dan Abu Daud)

Hal ini diperkuat pula dengan : Disaat Rasulullah sedang Sholat berjamaah, lalu ketika I’tidal beliau mengucapkan “Sami'allaahu, li, man, hamidah” lalu ada diantara makmun mengucapkanRabbanaa lakal hamdu”, Lalu pada selesai Sholat, Rasul bertanya “Siapakah gerangan yang mengucap Rabbanaa lakal hamdu”, ketika aku ber I’tidal? Aku melihat para malaikat berlomba lomba untuk menulis kebaikan akan dirimu dari jawaban itu”.

Maka sudah cukup jelas bahwa mari kita mulai melafalkan :

Rabbanaa, lakal, hamdu
(Ya Tuhan kami, bagiMulah, segala puji)

Kesmpurnaan lafadzh diatas :

mil ussamaawaati, wa mil ul ardhi, wa mil u maa shyi’ta, min shai in, ba'du(Sepenuh langit, dan sepenuh bumi, dan sepenuh apa yang Engkau kehendaki, dari sesuatu, sesudahnya)

(Kalimat diatas didasarkan pada hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dan Abu 'Uwanah)

6.Sujud
Ketika kita sujud, maka dengan tenang hendaknya kita mengucapkan do'a  sujud seperti yang telah dicontohkan Rasulullaah SAW.
Dzikir ini beliau ucapkan sebanyak tiga kali, dan kadangkala beliau mengulang-ulanginya lebih daripada itu.

Subhaana, rabbiyal, a'laa, wa, bihamdi, hi

(Maha Suci, Tuhanku, Yang Maha Luhur, dan, aku memuji, Nya)

7.Duduk antara dua Sujud

Ketika kita bangun dari sujud, maka hendaklah kita melafadzkan seperti yang dilakukanRasulullaah, dan bacalah do'a tersebuh dengan sungguh-sungguh, perlahan-lahan, dan penuh pengharapan kepada Allah SWT. Di dalam duduk ini, Rasulullah SAW  mengucapkan :

Robbighfirlii, warhamnii, wajburnii, warfa'nii, warzuqnii

wahdinii, wa 'aafinii, Wa’Fuanni
(Ya Allah ampunilah aku, kasihanilah aku, cukupilah kekuranganku, sehatkanlah aku, dan berilah rizqi kepadaku)

Dari Hadits yang diriwayatkan Muslim, bahwa Rasulullaah saw, kadangkala duduk tegak di atas kedua tumit dan dada kedua kakinya. Beliau juga memanjangkan posisi ini sehingga hampir mendekati lama sujudnya (Al-Bukhari dan Muslim).


8. Duduk At-Tasyaahud Awal

  1. Sebuah hadits yang diriwayatkan Imam Muslim, Abu 'Uwanah, Asy-Syafi'i, dan An-Nasa'i.
    Dari Ibnu 'Abbas berkata, Rasulullaah telah mengajarkan At-Tasyahhud kepada kami sebagaimana mengajarkan surat dari Al-Qur'an kepada kami. Beliau mengucapkan :

    Attahiyyaatul mubaarakaatusshalawaatutthayyibaatulillaah.
    Assalaamu 'alayka ayyuhannabiyyu warahmatullaahi wa barakaatuh.
    Assalaamu 'alayna wa 'alaa 'ibaadillaahisshaalihiin.
    Asyhadu allaa ilaaha illallaah.
      Wa asyhadu annaa muhammadarrasuulullaah.
      (dalam riwayat lain : Wa asyhadu annaa, muhammadan, 'abduhu, warasuuluh)

2Menurut hadist yang diriwayatkan Imam Al-Bukhari, Muslim, dan Ibnu Abi Syaibah.

Dari Ibn Mas'ud berkata, Rasulullaah saw telah mengajarkan at-tasyaahud kepadaku, dan  kedua telapak tanganku (berada) di antara kedua telapak tangan beliau - sebagaimana beliau mengajarkan surat dari Al-Qur'an kepadaku : —> (Mari diresapi setiap katanya sehingga shalat kita lebih mudah untuk khusyuk)

Attahiyyaatulillaah, wasshalawatu, watthayyibaat.

(Segala ucapan selamat adalah bagi Allaah, dan kebahagiaan, dan kebaikan).

Assalaamu 'alayka
 *, ayyuhannabiyyu, warahmatullaah, wa barakaatuh.

(Semoga kesejahteraan dilimpahkan kepadamu , wahai Nabi, dan beserta rahmat Allah, dan berkatNya).

Assalaamu 'alaynaa, wa 'alaa, 'ibaadillaahisshaalihiiin.

(Semoga kesejahteraan dilimpahkan kepada kami pula, dan kepada sekalian hamba-hambanya yang shaleh).

Asyhadu, allaa, ilaaha, illallaah.

(Aku bersaksi, bahwa tiada, Tuhan, kecuali Allah).

Wa asyhadu, anna muhammadan, 'abduhu, wa rasuluhu.

(Dan aku bersaksi, bahwa muhammad, hambaNya, dan RasulNya).


Notes : * Hal ini ketika beliah masih hidup, kemudian tatkala beliau wafat, maka para shahabat mengucapkan :
Assalaamu 'alannabiy
(Semoga kesejahteraan dilimpahkan kepada Nabi).


9. Bacaan shalawat Nabi SAW di akhir sholat

Rasulullah SAW. mengucapkan shalawat atas dirinya sendiri di dalam tasyahhud pertama dan lainnya. Yang demikian itu beliau syari'atkan kepada umatnya, yakni beliau memerintahkan kepada mereka untuk mengucapkan shalawat atasnya setelah mengucapkan salam kepadanya dan beliau mengajar mereka macam-macam bacaan salawat kepadanya.


Berikut kita ambil sebuah hadits yang sudah umum/biasa kita lafadzkan, diriwayatkan oleh Imam Bukhari, Muslim, dan Al-Humaidi, dan Ibnu Mandah.
Allaahumma, shalli 'alaa  muhammad, wa 'alaa, aali  muhammad.
(Ya Allah, berikanlah kebahagiaan kepada Muhammad dan kepada, keluarga Muhammad)

Kamaa, shallayta, 'alaa  ibrahiim, wa 'alaa, aali  ibraahiim.(Sebagaimana, Engkau telah memberikan kebahagiaan, kepada Ibrahim, dan kepada, keluarga Ibrahim).


Wa 'barikh alaa  muhammad, wa 'alaa aali  muhammad.

(Ya Allah, berikanlah berkah, kepada Muhammad, dan kepada, keluarga Muhammad)

Kamaa, baarakta, 'ala  ibraahiim, wa 'alaa, aali  ibraahiiim.(Sebagaimana, Engkau telah memberikan berkah, kepada ibrahim, dan kepada, keluarga Ibrahim).


Fil Allamina Innaka, hamiidummajiid.

(Sesungguhnya Engkau, Maha Terpuji lagi Maha Mulia).

10, Salam

“Rasulullah SAW. mengucapkan salam ke sebelah kanannya :

Assalaamu 'alaikum warahmatullaahi wa barakaatuh
(Mudah-mudahan kesejahteraan dilimpahkan kepada kamu sekalian serta rahmat Allah, serta berkatNya),
 sehingga tampaklah putih pipinya sebelah kanan. Dan ke sebelah kiri beliau mengucapkan :Assalaamu 'alaikum warahmatullaah
(Mudah-mudahan kesejahteraan dilimpahkan kepada kamu sekalian serta rahmat Allah),sehingga tampaklah putih pipinya yang sebelah kiri.”
( Hadist Riwayat : Abu Daud, An-Nasa'i, dan Tirmidzi )
Mari di perhatikan, bahwa ternyata ucapan kita ketika menoleh ke kanan (salam yang pertama) lebih lengkap daripada ucapan kita ketika menoleh ke kiri (salam yang kedua )
———————————————————————————
Subhanallah dan Alhamdulillah, Maha Benar Allah atas segala FirmanNya. Luar biasa sekali ya arti dari bacaan Sholat ini. Makin merunduk kita, makin terlihat kecil kita, makin menangis kita.
Saya berharap agar ini menjadi bagian dari jalan kemudahan untuk kita di dalam menggapaikhusyuk dan memahami setiap gerakan yang kita lakukan. Maka jika kita tahu dan mengerti akannikmatnya shalat itu, mari kita share ke keluarga kita.
Segala kekurangan datangnya dari diri saya sendiri dan segala yang bermanfaat datang dari Allah SWT
Mari kita terus belajar dan menyebarkan dakwah bersama-sama.
dan semoga kita selalu di tunjukan jalan yang lurus sampai akhir hayat
amin.


Fahmi Fadillah 
Special Thanks : Islam diary redaksi pos