Jumat, Mei 12, 2017

Pekat Pengharapan

Assalamualaikum. Wr. Wb
Tulisan kali ini mengandung unsur paksaan dan beribu2 gombal dan suap
dan penulis terus di iming2kan sesuatu kemudian tergoda :D
tapi insyaALLAH tetap menulis apa adanya....
Selamat membaca
###################################################################################

Ada kalanya hari begitu gelap dan mendung...
matahari malu menatap sang jiwa-jiwa hampa..
di jejal penyesalan berlebih beralasan..
Namun dibalik rasa sedih hati sang pujangga..
terungkapkan dengan jelas
jika kau telah berhenti berusaha...
memotong rajut-rajut tipis harapan
Inilah akhirmu bukanlah akhirku...

langkah kaki yang besahabat dengan bumi
membentuk resonansi gema takdir terlukiskan...
tak membuat jiwa membeku tersungkur kaku
walau pekat hitam kesedihan selalu meraba merayap
diikuti kepiluan berlandas kepedihan
dan bertahan, belum hilang dalam hati...

Waktu berlalu tak coba berhenti
matahari malu mulai prihatin dalam kegelapannya
pancarkan cahaya kecil merona terang
lurus di seberang jalan berbatuan kecil
yang saat itu jelas dari mata jiwa-jiwa hampa...

kau sang penyelamat terbalut selendang sutra
terlihat putih sapu tangan erat di genggamanmu
kau melangkah mendekati dengan cahaya mengikuti
tak terasa keraguan penuh keberanian
kau dekatkan diri dalam pujangga dengan segala kemalangannya

dekatkan sapu tangan berbatas angin
menyeka keringat bercampur air mata
menelan kepekatan penuh kesedihan
mencoba ganti dengan keceriaan
walau waktu masih lebih bijak
menanggapi segala kesedihan ini

Entah siapakah kamu?
yang datang tanpa pengharapan
Tetap kan ucapkan terima kasih
terhadap segala
keberanian dan keunikanmu..

###################################################################################
Allah Pelindung orang-orang yang beriman; Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan (kekafiran) kepada cahaya (iman). Dan orang-orang yang kafir, pelindung-pelindungnya ialah syaitan, yang mengeluarkan mereka daripada cahaya kepada kegelapan (kekafiran). Mereka itu adalah penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.
(Surat Al-Baqarah 257)


Maha Suci Tuhan yang telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari apa-apa yang mereka tidak ketahui.”
 (Yaa Siin 36:36)


“ Wanita-wanita yang tidak baik untuk laki-laki yang tidak baik, dan laki-laki yang tidak baik adalah untuk wanita yang tidak baik pula. Wanita yang .baik untuk lelaki yang baik dan lelaki yang baik untuk wanita yang baik. 
(Qs. An Nur:26)


BY. Fahmi Fadillah


Rabu, Mei 10, 2017

Pasir Waktu

Malam ini ku berjalan di pesisir pantai...
terpesona pada langit dengan berjuta kilaunya...
rasi bintang bertatap saling menyilang indah..
mengikuti segala perasa tersapu halusnya air laut
ditemani angin dan bunyi khas riak ombak...
melangkahlah!!!

tapak kaki ini tak pernah lelah
walau terhapus ombak tertarik lautan..
terkadang pandang pun terlihat samar
ditemani gelap malam bersahabat
mencoba redam gerakan perjalanan panjang ini
dilengkapi tetes keringat dan dahaga
Tegarlah!!!

Keputusasaan ini tak akan goyahkan panjiku
sakit ini tak akan lukai jiwa bajaku
gelapnya jalan tak redam harapanku
Berjuanglah!!!

Perlahan tersadarkan
tertampar nasib dikhianati waktu
Terasa perih ketika ketidaksabaran menguasai
Memutar benak menyerah tak beretika
kini penghianatan ini terasa lebih menyakitkan
tak selaras dengan gelapnya pandang dalam pasir waktu tanpa batas
dan hilangnya tapak kaki dalam setiap perjuangan
Menyerahlah!!!

Ku percaya...
kekuatan besar kan gantikan segala duka nestapa
menerangi jalan menyapu segala kejahatan kabut malam
ikhlaskan segalanya kemudian kembali melangkah
dalam jalan yang takkan menghilangkan segala memori indah

kini kutemui jalan buntu di pantai ini
menandakan akhir perjalanan malam ini
kuraih tunggangan hitam ini
mencoba untuk kembali pulang


##
jadilah manusia yang tegar
tak perlu memaksakan sesuatu yang tidak mungkin
tidak akan berpindah tempat kecuali kamu mulai melangkah maju

Allah tidak membebankan seseorang melainkan dengan kesanggupannya  (Al-Baqarah: 286)

Sesungguhnya setelah  kesulitan itu pasti ada kemudahan” 
“Cukuplah Allah bagiku. Tidak ada Tuhan selain dari-Nya. Hanya kepada-Nya aku bertawakal.” (At-Taubah: 129)

Janganlah kamu bersikap lemah dan janganlah pula kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi darjatnya jika kamu orang-orang yang beriman.” (Ali-Imran:139)


By : Fahmi Fadillah

Sabtu, Mei 06, 2017

Cinta dan Iman


Bukan Karena ku tak sanggup...
Bukan Karena ku tak mampu...
Tak perlu dinda paksakan cinta palsu ini
Bertabur kasih berselimut karma kepedihan
seakan siap membalas butir-butir
kesalahan masa lalu...

Bohong ketika ku katakan aku tak apa-apa...
Dusta bibir ini berkata semua baik-baik saja..
semua berjalan berselaras rasa sakit dalam batin
seolah terluka tertusuk pedang tajam
terbaring kaku menatap kekalahan semu...

semunya kekalahan ini gambarkan jelas...
Cinta ini bukan hanya antara kau dan aku
selalu ada iman yang menjaga kehormatan
segala insan

Manfaatkan masa muda sebelum datang masa tua
Janganlah jadi budak nafsu berbahan bara api
yang akan menutup mata dari indah sang cakrawala
menarik mundur menuju kemenangan sejati
berharap lupa diri hingga hayat berakhir dengan segala sesalnya

Bangun kawan..
balut cintamu dengan iman meski berat...
biarkan waktu menjawab segala kepedihanmu
jikalau ada...

ketika kau bersahabat dengannya
kupastikan kau kan kirimkan sajak-sajak indah
dihari tuamu dan di hari ketika kau kembali muda...
tanpa kekalahan dan penyesalan

#sebagai anak muda yang beriman kepada tuhan jauhilah zina, jauhilah hubungan apapun tanpa pernikahan sesungguhnya itu baik jika kamu menyadarinya

Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: ” Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Alloh Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat
Al ~ Qur’an surat An – Nur (24): 30

“Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubat yang semurni-murninya. Mudah-mudahan Tuhan kamu akan menghapus kesalahan-kesalahanmu dan memasukkanmu ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai…” (QS. At Tahriim:8)

Sungguh Allah Subhanahu wa Ta’ala lebih bergembira dengan taubat salah seorang dari kalian, daripada kegembiraan salah seorang dari kalian terhadap barang-barangnya yang hilang ketika ia mendapatkannya kembali”(HR. Muslim 4:20102 no.2675

ditulis oleh : Fahmi Fadillah



Sabtu, April 29, 2017

Sesal Tak Berarti


Menyesal atau tidak, hanya dirimu yang jawab.

ketika kau mampu melihat dan merasakan hal itu
walau matamu buta mungkin tak akan ada kata penyesalan

jika mata yang sehat walafiat tak mampu melihat dan merasakan 
mungkin sesalmu kelak akan tak berguna

Kematian adalah perpindahan ketempat yang lebih mulia dan lebih baik dibanding dengan kehidupan dunia.

Namun kematian bisa merupakan musibah bagi orang yang mati tanpa membawa cukup bekal, lalu mereka menyesal dan berkata:

“Kiranya kami dikembalikan ke dunia, dan tidak mendustakan ayat-ayat Tuhan kami, serta menjadi orang-orang yang beriman”. [Al-An’aam 27].
“Ya Tuhanku kembalikanlah aku ke dunia, agar aku berbuat amal shaleh terhadap yang telah aku tinggalkan”. [Al-Mu’minuun 100].

Sebenarnya semua ayat Quran bermuara pada kehidupan akhirat, tetapi banyak orang yang tidak beriman pada Al Quran, apalagi mengamalkannya.

“Ini adalah ayat-ayat Al-Quran. Dan Kitab yang diturunkan kepadamu daripada Tuhanmu itu adalah benar, akan tetapi kebanyakan manusia tidak beriman kepadanya”. [Ar-R’ad 1].

Al-Quran menegaskan siapa yang tidak beriman pada kehidupan akhirat adalah orang yang akan merugi.

“Sesungguhnya orang-orang yang tidak beriman kepada negeri akhirat, Kami jadikan mereka memandang indah perbuatan mereka, maka mereka bergelimang dalam kesesatan. Mereka itulah orang-orang yang mendapat azab yang buruk di dunia, dan mereka di Akhirat adalah orang-orang yang paling merugi”. [An-Naml 4-5].

Banyak orang yang lupa, bahwa Tujuan Kehidupan di dunia ini adalah untuk mengumpulkan bekal bagi Kehidupan Akhirat, yaitu mengerjakan amal shaleh.

“Ya Tuhan kami, kami telah melihat dan mendengar, maka kembalikanlah kami ke Dunia, kami akan mengerjakan amal shaleh”. [As-Sajdah 12].
“Alangkah baiknya kiranya aku dahulu mengerjakan amal shaleh untuk Hidupku ini”. [Al-Fajr 24].

Allah Ber-Firman:
“Barangsiapa beriman kepada Allah dan mengerjakan amal shaleh, niscaya Allah akan memasukkannya kedalam Surga”. [At-Thalaq 11].
InsyaAllah kita senantiasa dapat meningkatkan amal shaleh [termaktub dalam Al-Quran], agar kelak tidak ada “penyesalan yang tiada guna”. Aamiin YRA. [BRH].


** SELAMAT BER-TAHAJUD & SHALAT SUBUH **
Marilah kita berlomba-lomba mengejar surga. Semoga Allah meridloi semua amal ibadah kita di dunia dan membukakan pintu surga bagi kita.
Amin, amin YRA.


dikutip dari : al-Quran 

Kamis, April 27, 2017

Menggapai Pagi



Hidup kecil ini mungkin saja fana...
tawa hari ini mungkin saja bual belaka
bahagia pun bisa jadi sumber kesengsaraan
dalam dentum waktu singkat berbatas
mungkin saja pagi esok sirna tak berbekas...

kemanakah dikau dinda....?
perlahan kau samar, kabur dan tak terlihat
mungkinkah dikau temukan pagi dengan matahari paling terang
atau lautan merah dengan segala kesedihan dan kegersangannya...

Jangan kau sesali wahai dinda....
kesombongan akan membuat diri buta
kerangkeng kehidupan ini kan terlihat luas dengan segala keterbatasannya
sebelum semua terlambat terikat waktu
wahai dinda bangun dan cobalah kembali dalam kesederhanaan
yang akan membuatmu tak pernah takut terhadap lahapan waktu..

kuajak kau wahai dinda
melihat indahnya langit malam menyongsong pagi
dengan kesucian air yang selalu saja sudi
membersihkan hati dan raga yang telah rapuh ini
menggapai pagi dengan kemurahan sang kalbu
ditemani sederhana dan kemurahan hati
seakan melihat langit yang lebih luas tanpa batas

kemarilah dinda...
berjalanlah bersamaku melewati tapak hidup ini
genggam tanganku erat dan tataplah pundak sederhana ini
jika kau berasa sudi berlarilah bersamaku
kesempuranaan bukan milik kita
namun kebahagiaan sejati
mungkin saja takdir kita
antara gelap malam menunggu pagi.







Selasa, April 25, 2017

Menunggu Karma

Dalam Lamunan
Ku Terkejut dan Terdiam
Mata yang Setengah Terbuka
Berat Menatap Kenyataan
Serasa Telah Tertinggal Bermil-mil Jauhnya....

Dalam Khayalan
ku Tersentak menuju kenyataan
Menegakkan Kepala yang Tertunduk di kedalaman
Mata Yang Perlahan Terbuka Sepenuhnya
Ku Harus Berlari Lebih Kencang dari Biasanya...
Mengejar Ketertinggalan dengan Cara Yang Berbeda...

Dalam Harapan
Ku merajut kembali diri yang usang
Membersihkan segala pandangan kabur masa depan
Mencoba berlari lebih cepat dari biasanya
berharap ku tak diam
melihat jiwa yang dilahap perlahan oleh keputusasaan...

Dalam Doa
Ku tadahkan kembali tangan yang dulu beku
ku ratapi segala lubang hitam masa lalu
berharap sang penguasa sekaligus pencipta
membebaskan jiwa dari lubang hitam dengan segala gravitasinya....
melepaskan belenggu gelap terlihat  tak berujung..

Dalam Masa Depan
Seakan melihat diri terbang cepat menyalip segalanya
Ketertinggalan dulu terbalaskan dengan cara yang berbeda
Senyum yang mati telah merekah melebar memanjang
Harapan tak akan pernah sia-sia
Selama Perjuangan ini tak membeku oleh waktu...

Dalam Keterbatasan
Engkau  atur segala apa yang tak ku tahu
Kuharap dia lebih baik dari biasanya
Tapi janganlah lengah
Sesuatu yang hidup akan mati
Mata yang terbuka pasti akan tertutup
Tak ada Kegelapan yang bertahan selamanya
Segala kejahatan dan kegelapan akan dihakimi sepantasnya
Tunggulah karma
karena itu kepastian sang penguasa..



By Fahmi Fadillah
Luppiespy

Selasa, April 18, 2017

Terbang Tinggi

Manusia itu bermacam-macam dan unik.
begitupula saat ku bertemu denganmu dulu.
bagai burung pipit lemah yang terkurung dalam sangkar
sayap yang patah membuatmu selalu menatap langit.
menggambarkan begitu banyak cerita yang kau khayalkan
dalam lembaran memorimu.

kan ku deskripsikan dirimu berbentuk  kata-kata
cita-citamu yang terlihat besar membentang terhampar
perasaanmu terlalu kuat terhadap apa yang burung lain rasakan
sedangkan sayapmu sendiri masih terkulai lemah dan patah
yang terkadang ku khawatir itu kelak akan menyakitimu.

suara hatimu berbicara mendetak jantung ini
menggambarkan kaulah yang terpolos
dari manusia yang kutemui terdahulu
namun itu tak selalu menghasilkan sesuatu yang baik
yang terkadang ku khawatir itu kelak akan menyakitimu.

kuajarkan sedikit pengetahuanku tentang dunia
segala keunikan yang kuajarkan dengan berbagai tanda tanya
berharap kau paham dan selalu menjaga diri
dari segala serigala-serigala pemangsa tak berhati
lega lah diri ketika kelak kau paham semua maksud ini

bagaikan pisau bermata dua
kau anggap ku penyelamat sayapmu
tapi bagiku, aku hanya penghambat kau tuh mengangkasa
bisa saja ku menemanimu terbang
namun bisa saja ku langsung jatuh
dan bisa memberatkanmu untuk tak terbang lagi

seperti kaki sudah siap untuk melangkah
kepakan sayap yang siap untuk terbang tinggi
tapi ku yakin kau tak'kan terbang
selama kau dalam sangkar usang ini

karena akulah sangkar itu
tempatmu berlindung waktu lemah dulu
perlindungan tak kau butuhkan lagi
kau sudah siap tuk gapai segala cita dan cinta sejatimu


terbanglah tinggi
hingga mata ini tak sanggup melihatmu lagi
tak mencium aromamu lagi
dan tak merasakan keberadaanmu lagi


mungkin ku tak bisa terbang sepertimu
tapi melihatmu terbang menjauh
semakin terlihat rasa kebahagiaanmu
yang samar namun semakin jelas
membuatku merasa berbahagia pula
merasakan keberhasilan yang mengalir luar biasa.

sangkar ini akan berkarat di temani hujan
atau rapuh tersapu pelan oleh angin
mungkin membeku ditelan dingin malam
atau semakin usang termakan waktu
tetap tak akan menghapuskan rasa bangga yang terlampau besar ini
kepadamu

walau kau tak akan pernah kembali
ku hanya berharap kau kan ceritakan
tentangku....
di dunia baru yang jauh lebih hangat
saat kau bahagia
ingat dan ceritakanlah
tentang kisah kepahlawananku









line id:luppiespy
FB:luppiespy
email:luppiespy@gmail.com