Jumat, Oktober 06, 2017

Lambaian Tangan

Senyuman bias pelangi hari ini seakan menuliskan kisah yang begitu berkepanjangan. Langkah kaki ini lebih berat dari biasa, campurkan rasa bahagia dan kekecewaan berputar beresonansi bermain dalam ruang hati. Aktifitas padatku hari ini sedikit bewarna labil tak menentu. Tak sadar untuk kesekian kalinya diri ini berkomunikasi mencoba menenangkan diri.

Selesailah sudah ku tinggalkan segala nya, berlariku bergegas perlahan menyembuhkan hati yang tak menentu kabarnya . Ku pandangi langit biru berawan mengingatkan ku akan reuni kepahitan masa lalu, tak mampu ku halau dejavu kenangan ini. Perih bersahabat dengan rasa syukur penuh keikhlasan, ku haturkan harapanku selalu dalam jarak ku mendekatimu secara perlahan.

Ku kendarai burung mendekatimu dari angkasa biru keputihan, bernostalgia sepanjang angin berhembus yang terkadang membuatku tertawa menyoroti kebodohan dan keluguanmu, Terkadang hati ini menyesal berharap masa lampau dimana diriku bisa lebih egois mencoba hilangkan rasa takutku akan keterbatasanku.

Haha…..
Bukan aku jika lari dari kenyataan dan bukanlah diriku jika bersikap egois  searah tanpa memikirkan perasaan dalam jiwamu.  Sebut saja diri ini pengecut, lebih membuat jiwa ini tenang berbanding melihatmu menangis tak berujung. Beginilah garisanku telah di lukiskan pencipta, ku terima ikhlas walau yang dulu berbuah manis akan berakhir dalam cerita kepahitan,

Kudaratkan jiwa melangkahkan kaki ini perlahan sampai tak terdengar detak sepatu hitam mengkilatku,  Kuraih jas dari tas hitam yang kugunakan perlahan berjalan melewati aspal panas hingga ku temukan keramaian yang pecahkan hening  dalam panasnya siang menyambar kulit. Tak berani ku terobos lebih jauh segera ku hentikan langkahku setelah terpapar keberadaanmu ..tersentak ku tertawa teringat memori tentang parasmu bagai badut ibu kota yang berjalan mencoba untuk menghibur masyarakat kelas bawah. Benar-benar lelucon klasik yang coba ku singgahkan permanen dalam memori ini, Terobati sudah hati terlarut dalam kebahagiaan. Matahari kini tersipu malu sembunyi dalam selimutnya ku lambaikan tanganku menandakan akhir dalam penantian panjangku, melihat jiwa itu bahagia dengan cara yang berbeda, dan ku sarungkan kembali tanganku menandakan perpisahan kita telah tiba. Akan ku coba sebisa mungkin mengawasimu dalam bayang- bayang gelap.
Dalam kisah perjalanan yang luar biasa ini, mungkin ini dejavu terakhir yang harus kurasakan dalam cerita kehidupan di dunia sebelum ku kembali ke dunia yang sebenar-benarnya, dalam lamunanku mengingat memori dulu, badanku tersentak keras terbang kedepan, lemas mencoba melihat kebelakang ada sosok wanita berkacamata mendekatiku mungkin mencoba tunjukan rasa tanggung jawab akan perlakuannya kepadaku, kemudian dia menangis keras membuat prasangka yang tidak-tidak saat itu.


Astaga
Bepuluhtahun yang lalu kau pertemukan ku dengan gadis  kelaparan dalam kehidupan yang keras begitupula kau pertemukanku dengan gadis berparas kembar penuh teka teki yang hampir merengut nyawaku yang belum siap untuk pulang, kembali kau pertemukanku dengan gadis lugu kesepian tak punya arah yang mencoba terlihat kuat namun dipenuhi kerapuhan.
Sekarang kau pertemukanku dengan gadis yang menangis keras setalah menabrakan dirinya padaku seakan dirinya yang teraniaya, tertegun diriku sepertinya masih banyak cerita yang akan datang dalam perjalanan hingga hayat menjemputku.

"Mengingatmu yang selalu menemani kebodohanku
Mengingatmu yang selalu sabar dengan kemunafikanku
Terimakasih Kuucapkan
Dan ku akhiri
Semoga bahagia"




We love this scene





Sabtu, Agustus 26, 2017

Yang Dinantikan


Bila hari ini ku terus menunggu
percayalah berakhir beriring waktu
walau beban rindu seakan menusuk kalbu
biarkanlah terkubur dalam dan membisu.

Tersenyum walau hati terasa peluh
ucapkan bahagia selalu untukmu
berhentiku berharap dalam desir hujan
biarkanlah terkubur semakin dalam dan pilu

Hari cerah yang menyinari hati
yang terbiasa cemas
menghitung mundur detik agar berlalu
September ceria untuk hidupku dan hidupmu
biarkanlah hidup dalam kenangan keabadian

Kuucapkan bahagia selamanya untukmu
mungkin takdir kita takkan menyatu
jangan kau palingkan wajahmu berbalik pilu
biarkankan ku pergi jauh darimu...

Hujan dan Angin bawalah aku ketempat yang jauh
mungkin saja lebih baik
dari langkah kaki yang telah hilang
tersapu angin,,,






Kamis, Agustus 10, 2017

Sahabat yang hilang


wahai sahabat yang tak henti tuk berjalan bersama...
yang selalu mengurangi perih goresan luka...
yang setia menemani dalam kekalahan berkepanjangan...
gundukan rintang kehidupan kian kuatkan ikatan ini...
hingga akhirnya perlahan semakin buruk penuh kejanggalan
memaksa kita harus berpisah untuk kebaikan bersama
bukan karena arti persahabatan ini palsu semata
sebalik darinya kita coba hargai sebutir pasir dalam sebuah ikatan

aku lah sang kambing hitam dari gelapnya peristiwa silam
aktor terjahat dalam cerita pemain  romansa opera
tertuduh kemudian terduga dan hilang dalam akhir cerita
lenyap dalam senyap menyisakan sepercik kepercayaan
kepercayaan ini tak akan tersapu layaknya debu
berharap waktu buatmu mengerti dari hujaman praduga kejam
kepadaku....

bertahun sudah pena ini menulis layaknya bercerita
atas hilangnya dirimu sahabat dalam panjang kisah kehidupan ini
menghabiskan tinta memaksa tuk membuka lembaran baru...
terus berulang tanpa henti yang tak berujung
berakhir ketika mungkin hari ini ku kembali menemukanmu

mungkin saja kau mengerti
mungkin rasa kecewa masih memenuhi ruang relung dihatimu
aku hanya berharap semua baik-baik saja
walau dengan hanya mengintip sedikit lembar kehidupanmu
dapat buat diri lebih tenang dari biasanya

sahabat
ijinkan aku jadi bayangan dalam sudut ruang
di dalam kehidupanmu
di dalam jiwamu

Sabtu, Juli 15, 2017

Luppiespy


Hari ini saya begitu bahagia
jika mau menggambarkan bagaimana rasanya
sama seperti 4 tahun dan 9 tahun silam
dalam proses panjang ini
telah ku dejavukan kejadian ini 3 kali dalam perjalanannya

Dalam proses sebuah hubungan
proses Pendekatan bagiku sangatlah mudah
namun Proses untuk berpisah lah yang menjadi masalah
Terkadang Waktu dan Keadaan yang telah menolongku selama ini

Dalam raga tubuh yang semakin lemah
menggerogoti perlahan lamat detik per detik
semakin hilang pula kesadaran pikiran
menghalalkan segala cara agar semuanya menjauh.

Dari yang berbau tabu sampai Berbohong terpaksa dilakukan
Yang dalam Pengharapannya Kau yang pergi menjauh
dan aku tak akan pernah akan pergi
Aku bukanlah orang yang mudah untuk pergi untuk berpaling
Akhirnya Aku lah yang masih kuat berdiri kokoh

Kini selesai lah sudah misiku sebagai sang pencerah
begitu mereka menyebutku selama ini
begitupula janjiku kepadamu hujan
untuk menyelamatkan 3 sosok manusia
dan melepaskannya menuju kebahagiaan

hukumanmu begitu berat untuk ku
aku berharap ini akhir pula untukku dan hujan
terputuslah sudah hubungan kita
berharap kita dapat berjumpa jika diijinkan

Terasa tubuh ini juga sudah tidak kuat lagi
Terima kasih atas segala bantuan finansial yang telah kau titipkan
setidaknya aku bisa melihat para manusia dapat hidup bahagia
seperti yang kau cita-citakan

sekarang telah ku buktikan
bahwa perpisahan itu tidak selalu mengundang kesedihan
terkadang perpisahan dapat membawa kebahagiaan yang tersembunyi
ku selesaikan janjiku padamu


yang pertama dan kedua telah kuceritakan
Oh iya Sedikit menceritakan yang ketiga
Dia adalah yang terbaik diantara semuanya
Dia tidak Spesial diantaranya dalam kasat mata
Namun dia adalah permata kehidupan jika kau mengenalnya
Aku pun sempat jatuh cinta kepadanya
Entah Berapa kali ku berkata jelek kepadanya
padahal itulah caraku menyatakan cintaku yang begitu besar
hanya untuknya...
Sekarang aku dapat betul-betul menghilang
tiada ke khawatiran lagi dalam hatiku
ku doakan yang terbaik
sepanjang perjalan kisahmu hingga usai




Bandung 19 mei 2008
Tarakan 15 Juli 2017

S.Psi, S.Pd  S.Si

Aku bahagia mencintaimu meski jauh dalam pelopak mata = Luppiespy




"Alhamdulilah ku kira Blog ini bakal di Shutdown oleh pihak Google terkait masalah Adsense
hehe Ternyata aman-aman aja"
oke semua adsense sudah saya cabut
blog juga akan saya buat mode privasi
terimakasih pembaca
saya tau anda siapa :D

Jumat, Juli 07, 2017

Berlarilah

Bismillah

Senyum
kini ku tersenyum...
tetes keringat pun sekarang telah mengering
was was hati kini telah beranjak pergi
tersenyumlah selebar bibir menghiasi cakrawala...

Bahagia
sekarang sangat begitu terasa
mungkin waktu kini mulai berputar berlawan arah
tak akan yang lemah bertahan selamanya
seakan kesempurnaan bukan untuk kita
bahagialah atas kemenangan yang sejati...

Harapan
dalam panjangnya gelap malam
berjalan berhati2, buta sepanjang setapaknya
sempat tersandung, terjatuh enggan bangkit lagi...
rasa percayalah inilah yang kuatkan hati
hingga datang hari indah dalam panjang batu sandung kehidupan

Doa
kulisankan terkhusus padamu yang terlihat mulai putus asa
yang lemah terbawa arus waktu selaras kepasrahan...
kuhantarkan pengharapanku agar kau lewati semua bayangan ini
layaknya ku kalahkan diri sendiri
yang telah bosan menjadi sang pemeran palsu ini


Cobalah
belajar bertahan dan berjuanglah walau pasak menusuk raga
mungkin dalam garis waktu lain kita kan bertemu kembali
mari kita berlari meninggalkan mimpi...
meraih kenyataan yang lebih pasti dan hakiki.
kuucapkan terimakasih pada tuhan yang pertemukan kita dengan kebahagiaan
dan syukur atas perpisahan yang diakhiri dengan sesuatu yang indah.



#####
Terimakasih atas semua pembaca
dengan ini saya tutup post terakhir saya di blog ini
Semoga kelak saya dapat menulis kembali dalam blog usang ini
Wassalam

Kamis, Juni 29, 2017

Setapak Bersama

Tertegun seakan tak percaya..
Sempat merasa ini hanya gurauan belaka...
Dia yang dulu tak ku tau asal usulnya
Sekarang membuatku terdiam tak berdaya

Bumi yang dikata orang lampau luas terhampar
Bagiku seperti selimut kecil yang pertemukan setiap insan
Dulu dia yang hancurkan segala harapan
Kini dia kembali hadir dalam bingkai berbeda
Mencoba merangkul tangan penuh dosa ini
Berjalan setapak bersama menuju angan-angan.

Sungguh luar biasa serasa untukku sendiri
Merasa ini lelucon terbaik dalam kisah perjalanan hidup ini.
Permainkan perasaan tanpa kira dan tanpa beban
Seakan seperti Permainan Yang dibuang kala usang.

Situasi ini berbeda
Perasa ini telah jatuh hati pada suara kodok bertemankan hujan
begitupula kepadamu yang tersimpan dalam memori kalbu
izin putri kodok bisa saja persatukan kita
atau pisahkan kita tanpa bekas

aku tak mengapa..
bagiku dia masih spesial di banding segalanya..
begitulah kenyataan kisahkan ceritanya

Sabtu, Juni 24, 2017

Ranting Yang Retak

Elokmu  terlihat biasa saja
berharga kecil dalam pandangan butir-butir hujan
Begitu pula ketika ku berpapasan mengenalmu dulu
Tak ideal, tak pantas berada dalam ruang perjuangan

Waktu punya kuasa merubah cerita ini
Yang dulu hambar kini berasa lebih berwarna…
Mengajarkan betapa besar kekuatan sang pencipta
Menciptakan sebutir hujan yang terasa lembut hatinya…
Emas yang tersirat jika kau mampu melihatnya,
Sahabat yang baik jika kau kuatkan hati untuk bertahan

Kaulah teman dikala susahnya cahaya merambat terang…
Pelipur dalam ruang yang kadang berkarat penuh kesedihan…
Pemanis dikala canda bertemankan senyuman.
Sempat salah sangka... berharap ini tak akan berhenti
Berharap bertahan sedikit lebih lama
daripada sebatang ranting yang akan retak…
Walau akhirnya bulir hujan pun mampu untuk retak
Oleh kejam perlakuan sang alam.

Sebesar quasar dalam tatanan surya tak berbatas
Sebesar itu pula rintang jurang kian menghalangi…
Kini mimpi tentangmu penuh dalam kekaburan….
Hanya satu bayang sepanjang setapak perjalanan…
Angin perlahan menyapu segala aroma tentangmu…
Hambarkan segala perasa hilangkan segala kenangan
Goreskan lembaran dengan salam perpisahan…

Kini hujan telah berhenti, pertanda perpisahan telah menghampiri
Terimakasih dan bahagialah dalam sepanjang perjalananmu
Semoga selalu tertabur dalam doa dan kebahagiaan
Kepada tiap tetes tangis  yang jatuh dari langit

Ranting retak ini mungkin perlahan menyembuhkan diri
Namun di penghujungnya kan terjatuh sebagaimana takdirnya
Tertiup angin dan disambut bumi berselimut tanah
Mungkin saja kembali tumbuh atau busuk terlupakan zaman.



luppiespy